Total Pageviews Huda

Thursday, 30 January 2014

Vitamin Larut lemak & Vitamin Larut Air

Vitamin merupakan sebatian organik yang diperlukan dalam kuantiti yang kecil.

Vitamin tidak membekalkan tenaga tetapi amat perlu bagi pelbagai aktiviti metabolisme sel dan juga untuk mengekalkan kesihatan yang baik.

Sekiranya vitamin tidak mencukupi di dalam gizi, ini mungkin mengakibatkan penyakit kurang zat.

Vitamin A, D, E dan K adalah vitamin larut lemak.

Vitamin-vitamin ini disimpan di dalam hati dan tisu lemak di dalam badan.

Vitamin B dan C adalah vitamin larut air.

Vitamin-vitamin ini tidak dapat disimpan di dalam badan.

 Vitamin
Sumber 
Fungsi 
Kekurangan 
Vitamin Larut Lemak
A (retinol)
-> minyak hati ikan
-> hati
-> susu
-> sayuran hijau
-> lobak
-> tomato 
-> untuk pengekalan tisu epilium
-> untuk pembentukan pigmen dalam retina
-> sebagai antioksida
-> Xeroftalmia-kulit menjadi kering dan bersisik. Kornea menjadi kering.
-> rabun malam-tidak boleh melihat dalam cahaya suram.
D (kalsiferol)
-> minyak hati ikan
-> kuning telur
-> hasil tenusu
-> disentesiskan oleh kulit apabila terdedah kepada cahaya matahari
-> membantu penyerapan kalsium dan fosforus
-> penting dalam pembentukan tulang dan gigi
-> rikets-pembentukan tulang yang tidak baik, kaki bengkok.
-> osteomalasia-tulang orang dewasa menjadi lembut dan risiko mengalami keretakan adalah tinggi.
E (tokoferol)
-> bijian
-> kacang
-> susu
-> minyak sayuran
-> sayur-sayuran
-> sebagai antioksida
-> menghalang kerosakan fosfolipid dalam membran plasma
-> anemia.
-> boleh menyebabkan kemandulan pada tikus.
K (filokuinon)
-> sayuran hijau
-> disentesiskan oleh bakteria dalam usus manusia
-> untuk pembekuan darah
-> kekurangan yang sedikit akan mengakibatkan pembentukan darah yang perlahan.
-> kekurangan yang teruk akan mengakibatkan kegagalan darah membeku. 
Vitamin Larut Air
B1 (tiamin)
-> yis
-> hati
-> bijian
-> legum
-> telur
-> susu
-> untuk pembentukan koenzim bagi respirasi sel 
-> beri-beri-otot lemah, penyakit saraf, oderma. 
B2 (riboflavin)
-> yis
-> hasil tenusu
-> telur
-> hati
-> untuk pembentukan koenzim bagi respirasi sel
-> dermatitis-luka pada kulit seperti radang pada tepi mulut.
-> kegatalan mata
B3 (niasin)
-> yis
-> hati
-> daging tanpa lemak
->bijian
-> telur
-> untuk pembentukan koenzim bagi respirasi sel 
-> pelagra-penyakit saraf, dermatitis, cirit-birit. 
B5 (asid pantotenik)
-> daging
-> telur
-> ikan
-> hati 
-> untuk pembentukan koenzim bagi respirasi 
-> koordinasi otot dan saraf yang lemah. 
B6 (piridoksin)
-> hati
-> telur
-> bijian
-> bijirin
-> untuk pembentukan koenzim
-> untuk metabolisma asid amino dan asid lemak 
-> anemia.
-> dermatitis.
-> kemurungan. 
B12 (sinokobalamin)
-> hati
-> telur
-> susu
-> keju
-> daging
-> untuk pembentukan sel darah merah biasa
-> anemia berbahaya.
-> kejang otot.
-> kehilangan berat badan. 
Asid Folik
-> sayuran hijau
-> bijian
-> kacang
-> legum 
-> untuk sintesis asid nukleik
-> untuk pembentukan eritrosis 
-> anemia.
-> kelesuan. 
Biotin
-> yis
-> hati
-> daging
-> legum 
->koenzim dalam lemak dan metabolisma asid amino
-> dermatitis.
-> penyakit otot.
C (asid askorbik)
-> buah-buahan 
-> sayur-sayuran 
-> sebagai antioksida
-> untuk pembentukan kolagen
-> untuk pembentukan gusi, tisu penghubung salur darah dan tulang yang kuat
-> skurvi.
-> anemia.
-> luka lambat pulih. 

Vitamin D kadang kala dipanggil vitamin 'sinar matahari' kerana ia boleh disentesiskan oleh tindakan cahaya matahari pada kulit.

Vitamin K disentesiskan oleh bakteria yang hidup dalam usus manusia.

Antioksida adalah bahan yang melambatkan kadar tindak balas pengoksidaan.

Buah-buahan dan sayur-sayuran yang telah dipotong terdedah kepada oksigen di udara, dan ini mengakibatkan pengoksidaan vitamin C.

Memasak juga boleh memusnahkan sebahagian vitamin C.